The Un-Official Website of Pure Saturday

Blog EntryReport From EX last saturdayFeb 15, '08 10:08 AM
for everyone
By Hasief Ardiasyah

one day before:
"Besok main jam berapa dan berapa lama?"

Demikian isi pesan SMS dari saya ke Adhi, gitaris Pure Saturday, pada pukul 17.05 tadi. Saya menanyakan detail tentang penampilan mereka di Plaza EX, hari Sabtu besok. Mereka jarang tampil belakangan ini karena berbagai hal, jadi kapanpun mereka bermain, saya menyempatkan diri untuk menonton, walau kali ini mereka terpaksa tampil tanpa Suar (vokalis) yang berhalangan hadir karena tugas di Vietnam.

Tiga menit kemudian, Adhi membalas:

"Maen jam 8 sief ktnya...Waktunya sejam...Tolong bikinin list lagu lagi Sief he3 yg ringan2 aja kt jg lg males bawain yg gelap2..thanks bro dateng ya"

Kalau band kesukaan meminta tolong, ya tentu saja kita membantu sebisanya. Mengingat penampilan mereka yang terakhir di La Piazza pada Desember lalu berdurasi 45 menit dan sembilan lagu, maka saya memilih 12 lagu yang kira-kira memenuhi kriteria yang disebutkan Adhi tadi.

Referensi utama tentunya Time for a Change, Time to Move On sebagai rilisan terakhir mereka, dengan sejumlah lagu yang tidak masuk ke album tersebut. Saya juga tidak memilih lagu-lagu yang langka-langka amat, karena selain jarang tampil, mereka juga baru satu kali latihan karena musibah yang dialami Ade (bassis PS) belum lama ini. Tapi di sisi lain, saya juga tak memilih semua lagu yang mereka bawakan dalam dua penampilan terakhir mereka di Jakarta, yaitu di Pangudi Luhur dan La Piazza.

Setelah memilih ke-12 lagu itu dan menyusunnya ke dalam urutan yang sekiranya cukup dinamis, saya mengirim daftarnya ke Adhi pada pukul 20:41. Tiga menit kemudian, dia membalas:

"Ok ntar gw kasih liat anak2 ya. Thanks bro jawabannya besok aja kali ye he3"

Kalau daftar yang dikirim langsung diterima, syukur. Kalau tidak, ya bukan masalah. Toh mereka yang harus bawakan lagu-lagu itu. Tapi apapun yang terjadi, semoga penampilan besok menyenangkan bagi semua.


the gigs report:

"Mungkin yang belum tahu, band kami namanya Pure Saturday, dari Bandung," kata Iyo, vokalis tunggal untuk penampilan PS pada malam itu karena Suar, vokalis yang satu lagi, sedang berhalangan. "Kita sebenarnya jarang juga main di tempat seperti ini, tapi we do our best, lah."

"Tempat seperti ini" yang dimaksud adalah atrium lantai dasar Plaza EX, sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat. Lokasi yang sedikit tidak lazim, di mana band-band yang bermain di lokasi itu lebih sering hanya sebagai penghibur sesaat bagi para pengunjung mal yang berlalu lalang. Band yang bermain di sini pun biasanya membawakan lagu-lagu Top 40. Kalaupun itu adalah band yang sudah punya nama, tak jauh-jauh dari jenis musik pop atau R&B; pokoknya yang lebih mudah dicerna para pengunjung.

Tampaknya itu menjadi pertimbangan ketika saya membantu PS dalam memilih lagu-lagunya yang akan dibawakan. Sehari sebelumnya saya mengirim daftar 12 lagu yang telah disusun dengan urutan yang kira-kira enak ke Adhi (gitaris), yang kemudian berembuk dengan para personil lainnya. Ketika saya tiba di EX sejam sebelum penampilan, daftar lagu tersebut dimodifikasi sedikit dengan masukan dari Adhi dan Iyo. Selain satu lagu yang diganti dan urutan beberapa lagu diubah, daftar itu kurang lebih sama, dan PS siap bermain.

Mungkin saja PS merasa agak ganjil main di atrium mal, di mana orang-orang yang benar-benar memperhatikan mereka adalah sekelompok penggemar yang duduk manis di lantai di depan mereka persis, sementara orang-orang lain sibuk mencari makan atau berbelanja. Namun gerombolan kecil itu, Pure People, ikut bernyanyi terus sepanjang penampilan PS, dan mau tak mau orang-orang yang numpang lewat pun ikut memperhatikan. Bahkan ada tiga gadis balita yang joget-joget bahagia di dekat eskalator.

Bagian yang paling mengharukan tentunya di akhir penampilan. Setelah membawakan "Kosong," PS melepaskan instrumen dan hendak meninggalkan panggung. Tapi berhubung Pure People berteriak, "Lagi! Lagi! Lagi!" maka PS pun memenuhi permintaan itu. Adhi memainkan intro "Buka," dan para Pure People - yang tadinya duduk di lantai dengan manis - tiba-tiba berdiri semua dan berlari mendekati panggung, dan semuanya menyanyikan lagu itu sehingga Iyo hanya perlu sesekali bersuara. Dalam sekejap, Plaza EX tak lagi terasa seperti tempat yang aneh, tapi seperti rumah sendiri.

setlist:
Enough
Coklat
Pagi     
Pathetic Waltz
Silence
Elora
-break-   
Di Bangku Taman
Gala
Desire
Spoken
Kosong
Buka


taken from: http://quasievil.multiply.com/music/item/149
you can download EX bootleg by saving the playlist and open it by notepad.
Paste the URL of each song on your browser or downloader and save it to your pc.

photos by Adit Thingthink http://www.facebook.com/p.php?i=751862528&k=Z6AU3454V22M5B1DY16XX3

_\m/

podja wrote on Feb 15
pertamax.. serasa di rumah sendiri.. gak peduli siapa yang liatin kita disana.. pokoknya koor jalan terus.. "kita tak sendirii...".. gw seneng banget pas liat ada balita yang joget2 itu.. kebeneran gw berdiri di samping mereka jadi sempet merhatiin.. mereka seolah-olah ngerti lagu2 PS.. terus waktu ada salah seorang yg mau pergi tangannya ditarik sama temennya.. diajak balik lagi.. diajaknya nonton dulu.. sambil nunjuk ke depan.. udah gitu joget2 bertiga sambil pegangan tangan.. lucu banget..
nadchriz2k6 wrote on Feb 15
huuuuuuuuuuhh .. sebeel .. kabarin nadd dong .. kan elora jg mau dateng ksna .. huhuhuhuuuu ..
draharjo wrote on Feb 15
baru dateng jam stenga 10, hikzz.... Photobucket *ketinggalan kereta....
dukesunshine wrote on Feb 15
my favorite legendary band....
dudukditaman wrote on Feb 16
T.T
im not there...
oszh wrote on Feb 18
TOP BGT !!
lifeforrheea wrote on Feb 19
nyesel deh, lupa kesana... =(
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help