 | Category: | Music | | Genre: | Indie Music | | Artist: | Pure Saturday |
Review album pertama (Pure Saturday) oleh www.deathrockstar.tk
Siapa yang tidak ingat album ini? Serius. Siapa? Ahh, okey, kamu dibelakang, coba kedepan dan bilang dimana kamu berada selama akhir tahun 90-an? Karena jika kamu ada di dunia yang sama dengan kami, pasti sudah pernah mendengar album ini satu cara maupun lainya. Entah dari radio ataupun televisi, lengkap dengan videoklip burem mereka. Pure Saturday, album ini pada masanya didengar DIMANA saja, dan dengan ini saya maksud, benar-benar dimana saja, sampai pada tahap dimana anda takkan bisa lari dari hits seperti "kosong", "cokelat", dan "enough". Disinilah puncak Pure Saturday, sampai mereka sedikit kehilangan arah di album kedua "Utopia".
Apakah yang membuat album ini begitu baik sehingga begitu banyak orang menyukainya (tentu saja ini melawan matematika indie-music bahwa musik yang disukai banyak orang adalah sampah. Masyarakat umum = komoditas = sampah. Album laku = sampah) ?
Simple jawabanya. Musik yang bagus. Melodi yang kuat. Lirik yang kuat. Tidak ada yang lebih rumit daripada membaca alfabet di album ini. Semuanya langsung pada maksudnya. Tidak ada verse yang tidak dibutuhkan, Tidak ada solo yang tidak berguna. Semuanya saling mendukung. Vokal Suar yang Robert Smith -esque pun menempel dengan sempurna di album ini.
"A song" berlanjut kurang dari 4 menit, "I will call on you / to be my guide". Sampai sekarang masih menempel di kepala saya. Terdengar seperti lagu yang mungkin di tulis oleh the Beatles sebelum mereka memakai terlalu banyak LSD. "Desire" stand out di album, dengan lirik yang romantis tanpa terdengar cengeng; "I want you to hold me in your soul / it makes me ease it makes me fine". Peduli teuing dengan grammar yang ngaco, pokoknya enak dinyayiin seperti semua lagu the Smiths atau the Cure (awal) !! Sedih, melankolis, happy. Semua perasaan ada disini. Marah pada polisi? Dengarkan "cokelat". Kesal pada dunia? "kosong", etc etc.
Tapi mengapa hanya 8.5 ? Karena satu fakta simple, terlalu sedikit lagu di album. Tentu saja, semua lagunya bagus, tapi setelah 30 menit anda harus kembali mendengarkan album ini dari awal, sehingga re-play-ability mungkin agak kurang.
Pada dasarnya, mungkin sia-sia mereview album ini, karena kemungkinan besar toh anda sudah memilikinya. Tapi mudahan ini dapat mengingatkan anda pada masa 90-an akhir dimana PS bergaung.
Sumber : www.deathrockstar.tk 
 | nyari mp3 silence yg kualitasnya mendingan susah amat yah... |
 | ps : indonesian best band ever ! |
 | Hu Ha!!! "desire" Hu ha!!! |
 | download lagu kok ngak bisa sih ?
|
 | gue masih sma waktu itu,bareng sama abang gue..kita bikin band & bawain lagu2nya PS...secara abang gue die-hard fansnya The Cure,Morrissey,Depeche Mode,New Order..maka PS pasti masuk,dan eversince..album ini jadi salah satu my youth soundtrack dgn vokal Suar yg nggak ada comparisonnya...nggak juga Robert Smith.... |
 | yg gw heran, lagu "simple" sama "silence" kok ngga jadi hits yah?? 2 lagu ini lagu PS favorit gw!! |
 | gw dulu belinya mesen di hai, haehuaehuaheuhaeuhae : )
masi ada nih...GAK ADA YG GW KASI PINJEM, temen2 gw
BARANG LANGKA!!! HAUEHUAEHEUHEUHAEUH |
 | Album yang wajib dimiliki bro ... 3 album yang nggak pernah lepas dari top ten album gw.. PS self titled, Pas In No Sensation, Puppen MKII |
| |